INFO SITUS AGEN DOMINO QQ ONLINE TERBAIK POKER ONLINE AMAN TERPERCAYA SLOT ONLINE JACKPOT TERBESAR

REVIEW SITUS SAHABATQQ SEBAGAI AGEN DOMINO QQ/AGEN DOMINO 99, POKER ONLINE YANG AMAN DAN TERPERCAYA SITUS FREE GAMES MOBILE SLOT ONLINE JACKPOT TERBESAR-SITUS AGEN POKER BANDAR JUDI ONLINE AMAN DAN TERPERCAYA

Entri yang Diunggulkan

Agen Bandar66 Online Judi Sakong Capsa BandarQ Domino99 Keris99

Agen Bandar66 Online Judi Sakong Capsa BandarQ Domino99 Keris99 - Keris99 merupakan Agen Judi Bandar 66 yang terpercaya di indonesia ? ya h...

Jumat, 20 Juli 2018

Mengejutkan! Google Didenda, Tidak Akan Ada Lagi Layanan Android Gratis

Mengejutkan! Google Didenda, Tidak Akan Ada Lagi Layanan Android Gratis-
Google berencana menarik bayaran dari semua pengguna Android. Apa yang terjadi?
Mengejutkan! Google Didenda, Tidak Akan Ada Lagi Layanan Android Gratis

Komisi Persaingan Uni Eropa sepakat menjatuhkan denda kepada Google sebesar 4,3 miliar euro (sekitar 72.02 triliun rupiah). Google melalui sistem Android dan perangkat bawaannya dianggap bersalah telah mendominasi pasar.

Google dituding telah memaksakan produsen ponsel besar yang merajai pasar Eropa seperti Samsung dan Huawei untuk menggunakan perangkat mesin pencarian mereka di seluruh unit smartphone yang beredar di pasaran sehingga menutup jalan bagi para pesaingnya untuk berkembang.

Para produsen ponsel dipaksa untuk memasang aplikasi Google Search sebagai mesin pencarian utama sebagai syarat pemberian hak pakai aplikasi Google lainnya. 

Uni Eropa juga menduga Google melarang para vendor dan operator yang bekerja sama untuk menjual smartphone dengan sistem operasi pesaing. Sebagai imbalannya, Google memberikan insentif untuk vendor dan operator.

Keputusan Uni Eropa ini diambil satu minggu sebelum kunjungan Kepala Komisi Uni Eropa Jean-Claude Juncker ke Amerika untuk bertemu Presiden Trump terkait isu bea masuk dan lainnya.
Baca juga kontes SEO hadiah 💯 juta : QQ8889 SITUS AGEN POKER BANDAR JUDI ONLINE AMAN DAN TERPERCAYA
Banyak pihak menduga ini akan digunakan Uni Eropa sebagai senjata serangan balik terhadap kebijakan biaya ekspor produk Eropa ke Amerika. Namun pihak Uni Eropa membantah semua tudingan ini.

Google diwajibkan membayar denda dalam waktu 90 hari semenjak keputusan ini dikeluarkan. Apabila Google tidak melakukannya, maka ada hukuman berat lainnya yang akan dijatuhkan oleh Uni Eropa.

CEO Google, Sundar Pichai, mengatakan hal ini sangat memberatkan pihak perusahaan dan membawa dampak yang cukup besar. Dia menampik bahwa Google telah memonopoli pasar dengan memaksa vendor dan operator untuk memakai perangkat dasar mereka.

Pichai menjelaskan bahwa memakai perangkat dasar Google bertujuan agar memudahkan vendor dalam mengakses aplikasi Google lainnya. Apabila hal ini tidak dilakukan akan membawa dampak yang tidak bagus bagi ekosistem Android. 

Kemungkinan yang akan diambil oleh Google untuk mengatasi masalah ini dengan memberlakukan layanan berbayar bagi pengguna Android. Nantinya segala bentuk layanan di Android akan dikenakan biaya.

Waduh, kalau nantinya semua aplikasi Android harus bayar kira-kira masih banyak tidak yang akan pakai Android? Kalau kamu bagaimana?

Sumber informasi : https://act.browser.intl.miui.com




This Blog is protected by DMCA.com